A.PENDEKATAN KESUSASTRAAN
Secara
umum, karya sastra dapat dibedakan menjadi tiga bentuk yaitu: puisi, prosa dan drama. Kata puisi berasal dari
bahasa Yunani yakni kata poites yang berarti pembuat, pembangun dan pembentuk.
Sedangkan dalam bahasa Latin yakni kata poeta yang berarti menyair,
menyebabkan, menimbulkan dan membangun. Pengertian Puisi didefinisikan
menjadi hasil seni sastra yang penyusunan kata-katanya sesuai syarat tertentu
dengan menggunakan sajak, irama ataupun makna kiasan. Selain itu, Pengertian
Puisi merupakan salah satu bentuk karya sastra yang menggunakan kata-kata,
irama dan rima sebagai media
penyampaian untuk mengekspresikan perasaan dan pemikiran penyair, menciptakan
ilusi dan imajinasi serta dapat diubah dalam bentuk bahasa yang memiliki kesan
yang mendalam. Dalam puisi, keindahan ilusi dan penataan unsur bunyi merupakan
gambaran gagasan oleh penyair.
berikut pengertian puisi yang
dikemukakan para ahli sastra. Menurut James Reeves, puisi adalah
ekspresi bahasa yang kaya dan penuh daya pikat. Herbet Spencer menyatakan
bahwa puisi merupakan bentuk pengucapan gagasan yang bersifat emosional dengan mempertimbangkan
efek keindaha dan masih banyak pendapat para ahli lainnya.
syarat
untuk dapat mengapresiasi karya sastra adalah kepekaan bathin terhadap nilai
nilai karya sastra sehingga seseorang dapat mengenal, memahami, menafsirkan,
menghayati, dan menikati karya sastra tersebut. Untuk mengapresiasi puisi, kita
harus mengenal hakikat puisi, yaitu tema, nada dan suasana, perasaan, serta
amanat puisi tersebut.
B.HUBUNGAN ILMU BUDAYA DASAR DENGAN
PUISI
Puisi dapat menyebabkan mahasiswa
memiliki kesadaran yang penting untuk melihat dan mengerti banyak tentang dirinya
sendiri dan masyarakat.
Seiring membaca dan mendiskusikan hasil karya sastra / puisi dengan bimbingan dosen yang bijaksana dan matang,membuat mereka dapat berkembang untuk tidak saja mengerti terhadap diri mereka masing-masing dan hubungan dengan masyarakat tempat mereka hidup,tetapi juga terhadap keahlian dan kearifan senimannya.
Seiring membaca dan mendiskusikan hasil karya sastra / puisi dengan bimbingan dosen yang bijaksana dan matang,membuat mereka dapat berkembang untuk tidak saja mengerti terhadap diri mereka masing-masing dan hubungan dengan masyarakat tempat mereka hidup,tetapi juga terhadap keahlian dan kearifan senimannya.
Puisi terdapat 2 jenis yaitu puisi
lama dan baru,yang termasuk dalam puisi lama,yaitu:
- Dongeng-dongeng
- Hikayat
- Sejarah
- Epos
- Cerita pelipur lara
Ciri-ciri puisi lama, yaitu :
- Pengarangnya (anonim) tidak diketahui
- Terikat jumlah baris, rima, dan irama
- Berkembang menjadi kesusastraan lisan
- Gaya bahasa yang tetap (statis) dan klise
- Isinya tentang istanasentris dan fantastis
Dan yang termasuk puisi baru, yaitu
:
- Cerita pendek
- Roman/novel
- Biografi
- Kisah
- Otobiografi
Ciri-ciri puisi baru,yaitu :
- Pengarangnya diketahui
- Tidak terikat jumlah baris, rima, dan irama
- Berkembang secara tertulis maupun lisan
- Gaya bahasa yang berubah-ubah (dinamis)
- Isinya tentang kehidupan
C.NILAI-NILAI DALAM PUISI
Beberapa nilai yang terkandung dalam
karya satra adalah sebagai berikut :
1.
Nilai Kesenangan
Pembaca mendapat pengalaman atas
peristiwa atau kejadian yang dikisahkan dan dapat berimajinasi untuk mengenal
daerah atau tempat asing yang belum dikunjungi atau mengenal tokoh – tokoh aneh
atau asing tingkah lakunya atau rumit perjalanan hidupnya.
2. Memberikan Informasi
tentang kehidupan masa lalu, masa
kini, bahkan masa yang akan datang atau asing yang dihasilkan dabuah piki
penyair atau pengarang bisa dari kejadian yang dialami penyair atau fantasi
dari si penyair tersebut.
3.
Keseimbangan Wawasan
Dapat memperluas dan memperdalam
persepsi dan wawasannya tentang tokoh, kehidupan manusia sehingga akan
terbentuk keseimbangan, terutama menghadapi kenyataan di luar dirinya yang
mungkin berlainan dengan pribadinya.
D.ILMU BUDAYA DASAR YANG DIHUBUNGKAN DENGAN PUISI
Puisi termasuk seni sastra, sedangkan sastra bagian dari sebuah kesenian dan unsur
dari kebudayaan. Jadi puisi adalah ekspresi pengalaman jiwa penyair mengenai
kehidupan manusia, alam dan Tuhan melalui media bahasa artistik atau estetik,
yang secara padu dan utuh. Kepuitisan bahasa puisi disebabkan oleh kreativitas
penyair dalam membangun puisinya dengan menggunakan:
- Figura bahasa
- Kata-kata yang ambiquitas
- Kata-kata yang mengandung suasana tertentu dalam setiap kata-katanya
- Kata-kata bukan makna sebenarnya
Berikut ini puisi berjudul
kerendahan hati oleh taufik ismail :
kerendahan hati
Oleh : Taufik Ismail
Kalau
engkau tak mampu menjadi beringin
Yang tegak di puncak bukit
Jadilah belukar, tetapi belukar yang baik,
Yang tumbuh di tepi danau
Yang tegak di puncak bukit
Jadilah belukar, tetapi belukar yang baik,
Yang tumbuh di tepi danau
Kalau kamu tak sanggup menjadi
belukar,
Jadilah saja rumput, tetapi rumput yang
Memperkuat tanggul pinggiran jalan
Jadilah saja rumput, tetapi rumput yang
Memperkuat tanggul pinggiran jalan
Kalau engkau tak mampu menjadi jalan
raya
Jadilah saja jalan kecil,
Tetapi jalan setapak yang
Membawa orang ke mata air
Jadilah saja jalan kecil,
Tetapi jalan setapak yang
Membawa orang ke mata air
Tidaklah semua menjadi kapten
Tentu harus ada awak kapalnya….
Bukan besar kecilnya tugas yang menjadikan tinggi
Rendahnya nilai dirimu
Jadilah saja dirimu….
Sebaik-baiknya dari dirimu sendiri
Tentu harus ada awak kapalnya….
Bukan besar kecilnya tugas yang menjadikan tinggi
Rendahnya nilai dirimu
Jadilah saja dirimu….
Sebaik-baiknya dari dirimu sendiri
Dalam puisi tersebut mengartikan kita ini bukanlah
orang yang sesuai dengan orang lain kita haruslah menjadi jadilah diri sendiri
yang baik dan rendah hati.Karena kita tidak bisa menjadi orang lain. Kita-Kita
ya kita-kita bukan kamu atau orang lain.Jadilah diri sendiri yang rendah hati, tidak
semua orang dapat menjadi pemimpin adakalanya juga bisa menjadi orang biasa
tetapi bukan berarti kita orang yang biasa tetapi tidak ada manfaat bagi orang
lain. Jadilah diri sendiri yang bermanfaat bagi orang lain.
Sumber :
4. http://nesaci.com/pengertian-kesusastraan-dan-jenis-jenis-kesusastra.
5. http://www.jendelasastra.com/karya/puisi/kerendahan-hati-puisi-oleh-taufik-ismail
5. http://www.jendelasastra.com/karya/puisi/kerendahan-hati-puisi-oleh-taufik-ismail
