Bad and Good
Waktu kecil saya adalah orang yang sangat pemalu,
didekatin oleh orang saya terus bersembunyi dibalik orang tua. Mungkin sampai
saat ini saya masih seorang yang pemalu. Tetapi tidak separah dulu mungkin
karena sekarang saya sudah lebih dewasa. Mengapa saya menceritakan ini? Karena
saya pernah berfikir mengapa bisa demikian. Kenapa waktu kecil saya pemalu,
penakut, dll. Hal tersebut membuat saya sulit berteman.
Saya melihat dari sisi dalam keluarga, waktu kecil orang
tua saya selalu banyak melarang ini dan itu atau bisa dibilang tidak membiarkan
anak untuk berkreasi. Hal tersebut membuat keinginan saya juga terbatas atau
saya membatasi diri. Saya tidak punya banyak teman. Terkadang sedih tetapi saya
menikmati saja. Pernah suatu saat saya mencoba untuk berani mengambil tindakaan
waktu saya kecil dulu, ceritanya waktu saya sedang jalan-jalan berkelompok
dengan guru dan teman saya, ada anjing disana menggong, anak lain takut dan
guru mulai bingung mereka tidak mau jalan. Saya berusaha berani dan jalan di
depan. Tetapi tetap usaha saya itu tidak terlihat, saya selalu merasa saya ini
tidak terlihat oleh orang lain. Pernah saya mencoba untuk berteman tetapi orang
lain hanya menganggap saya orang yang aneh.
Tapi dari beberapa sifat neative tersebut saya adalah
orang yang cukup baik, karena saya waktu kecil sering diacuhkan orang lain,
saya belajar untuk tidak mengacuhkan, saat saya sedih dan butuh pertolongan
tidak ada orang yang ada untuk saya, karena saya tahu hal tersebut tidak enak
maka saya selalu berusaha untuk membantu da nada untuk teman saya. Tapi
terkadang setelah mereka tidak butuh mereka meninggalkan saya. It’s oke saya
senang dapat menolong orang lain walau terasa berat melihat orang lain senang
itu membuat saya senang. Jadi dibalik kebiasaan buruk yang kita punya pasti
akan timbul kebiasaan yang baik yang dapat kita tonjolkan. Jangan minder, hanya
perlu percaya dan lakukan saya pasti bisa