Total Tayangan Halaman

Pages

Jumat, 10 Oktober 2014

Resume Tugas Teori Organisaasi Umum (Kelompok 3)


 PROSES YANG MEMPENGARUHI PENGAMBILAN
KEPUTUSAN DALAM ORGANISASI

Dalam Sebuah organisasi pasti akan ada yang namanya pengambilan keputusan, sebenarnya apa sih itu keputusan? Menurut Siagian pengambilan keputusan adalah suatu pendekatan yang sistematis terhadap hakikat alternatif yang dihadapi dan mengambil tindakan yang menurut perhitungan merupakan tindakan yang paling tepat.
Secara umum jenis pengambilan keputusan dapat dikategorikan dalam dua  bentuk, yaitu keputusan terprogram dan tidak terprogram.

Dalam suatu pengambilan keputusan ada factor-faktor yang mempengaruhi dalam organisasi tersebut, yaitu :

1.    Orang yang mempengaruhi
2.    Metode mempengaruhi
3.    Orang yang di pengaruhi

Metode untuk mempengaruhi pengambilan keputusan, yaitu :
1. Kekuatan fisik, metode ini dilakukan menggunakan fisik, seperti menggunakan tangan dalam mempengaruhi individu maupun kelompok (berhubungan dengan kekerasan).
2. Penggunaan sanksi, metode ini dilakukan dengan memberikan sanksi kepada individu maupun kelompok, sanksi yang diberikan berupa sanksi positif maupun negatif.
3. Keahlian, metode ini dilakukan dengan keahlian, seseorang yang mempengaruhi mempunyai keahlian dalam mempengaruhi individu maupun kelompok.
4. Kharisma (daya tarik), dapat dikatakan metode ini merupakan metode yang cukup baik dan tidak setiap individu memilikinya. Pada metode ini seseorang yang dipengaruhi akan tertarik kepada orang yang mempengaruhi, karena orang tersebut memiliki kharisma tanpa harus menggunakan kekuatan fisik, sanksi maupun keahlian.

Pengaruh keputusan itu dapat mencakup hubungan-hubungan :

Ø  Antara perseorangan
Ø  Kelompok dengan seseorang
Ø  Seseorang dengan kelompok

Proses Pengambilan Keputusan

Proses pengambilan keputusan dibagi menjadi 2, yaitu :
1.    Rasional
2.    Intusi

Untuk pengambilan keputusan ini lebih efektif menggunakan cara Rasional, Karena ada langkah-langkah untuk pengambilan keputusannya. Setelah tau masalah dengan jelas maka dicari solusi dan alternative. Juga harus dilakukan evaluasi apakah alternative tersebut sudah benar atau tidak. Maka penyelesaian masalahpun jelas dan solusi yang didapat memuaskan. Beda dengan intuisi, pengambilan keputusan ini hanya melalui pengalaman saja, tidak melalui proses seperti rasional. Karena pengambilan keputusan ini harus dilakukan secara cepat maka digunakan cara pengambilan keputusan dengan intuisi.

Dalam pengambilan keputusan kita juga melihat kriteria-kriteria apa saja untuk hasil yang baik, kriteria tersebut diantaranya :
Ø  Kriteria Utilitarian : keputusan yang diambil bedasarkan hasil atau konsekuensi organisasi. Tujuan utilitariananisme ini cenderung mendominasi keputusan bisnis, seperti: efisiensi, produktivitas dan laba yang tinggi.
Ø   Kriteria yang menekankan pada hak : Kriteria ini mempersilahkan individu pada hak untuk mengambil keputusan yang konsisten dengan kebebasan dan keistimewaan mendasar, seperti hak keleluasan pribadi [privacy], kebebasan berbicara dan proses hak perlindungan.
Ø  Kriteria menekankan kepada keadilan : Kriteria ini mensyaratkan individu untuk mengenakan dan memperkuat aturan-aturan secara adil dan tidak berat sebelah, sehingga ada pembagiaan manfaat dan biaya yang pantas. Ketiga kriteria tersebut mempunyai keuntungan dan kewajibannya masing-masing dalam penerapannya.

Jadi Suatu organisasi dapat berjalan baik jika pemimpinnya memiliki kemampuan yang baik dalam mengelolah organisasi tersebut. Peran anggota juga sangat penting, oleh sebab itu pemimpin harus dapat memilih anggota yang dapat bekerjasama degan baik agar suasana menjadi lebih kondusif dan proses organisasi dan pengambilan keputusan dapat berjalan dengan lancar.

0 komentar:

Posting Komentar